“DIA” (dahulu…

3 huruf yang mungkin bisa mewakili semuanya,dari yang terlihat maupun tak terlihat.Ya, figur dengan karakter lemah lembut yang banyak memberi perubahan positif buat diri ini.Sepertinya ‘dia’ seakan-akan ‘meracuni’ otak ini hingga semuanya berubah.Saya syukuri itu semua.’Dia’ datang disaat yang tepat, disaat saya membutuhkan ‘baterai’ tambahan untuk melewati rutinitas saya yang baru yang mungkin sangat menyita waktu dan tenaga serta pikiran…
Semua kelebihan yang dimilikinya semakin membuat diri ini terkesima.

Tidak banyak bicara secara langsung,namun seperti ‘berteriak’ di kuping saya untuk terus semangat,lebih rajin belajar,banyak membaca,dan masih banyak lagi. Sekali lagi, ‘dia’ berbeda dari yang lain dan saya sangat menyukai perbedaan itu. Menarik dan tidak membosankan sampai kapanpun memandangnya,humoris,selalu ceria,,,,itulah sedikit pendeskripsian tentangnya.Wajahnya terlihat mengeluarkan sinar dan cahaya yang terang ditambah dengan idealisme yang sangat kuat. Saya sungguh beruntung bisa mengenalnya sampai sejauh ini, padahal di awal-awal nya semua terlihat biasa saja.Sungguh aneh memang.

Umurnya memang masih sangat muda, tapi pemikirannya sudah seperti orang dewasa.Itu nilai tambah yang membuat diri ini semakin kagum.Tidak seperti anak-anak yang lain yang masih memikirkan senang-senang dan hura2,dan berakhir pada yang namanya ‘penyesalan’..namun ‘dia’ tidak,,semuanya sudah serba di planning dengan rapih.Ketika berbicara dengan nya pun memberikan banyak kesan, walaupun terkadang diselingi dengan humor-humor kecil.Tapi itulah ‘DIA’….

Rasanya seperti tidak ingin jauh-jauh dari ‘dia’, ingin sekali melihatnya terus tertawa, menghiburnya di kala air matanya jatuh,melakukan ‘hobi’ yang sama, dll….tapi apa daya,saya tidak mau menghancurkan mimpinya yang sangat mulia dan indah.Saya tidak mau dianggap ‘perusak’ dari segala ambisi-ambisi hidupnya.Tapi saya percaya,selama sang surya masih dengan setia pulang ke peraduannya di kala senja dan ombak lautan yang terus berderu menghempas pasir pantai,,,kesempatan itu pasti ada dan waktu lah yang akan menjawabnya..
“………..coba genggamlah tanganku dan biarkanlah diriku menjagamu hingga kau terlelap,memang kita belum terbiasa tapi ku tak ingin kau terluka”

Sepenggal tulisan diatas semoga bisa menjadi solusi untuk jalan keluar dari segala isi yang ada diotak saya,,,tidak bermaksud menyinggung perasaan orang lain,ini hanya sebuah UNEK-UNEK….!!!

About halojack

i'm a simple guy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: